Permen Cinta! Berbahayakah?

permen cintaBeredarnya permen karet yang diyakini dapat menaikan libido (syahwat) atau dikenal dengan permen cinta, telah  meresahkan  masyarakat dan para orang tua yang mempunyai anak perempuan. Ironisnya permen cinta tersebut sudah dikenal luas di kalangan para remaja putri.

Permen Cinta merupakan permen yang mengandung zat perangsang libido untuk perempuan dewasa. Permen ini dapat merangsang wanita yang mengkonsumsinya untuk melakukan hubungan suami istri. Menurut pendapat ahli, permen ini dapat berefek negatif kepada pengonsumsinya, bahkan bisa menyebabkan kematian mendadak.

Menurut para penjual, permen cinta ini hanya khusus untuk perempuan yang sudah bersuami, namun tidak menutup kemungkinan permen tersebut juga dikonsumsi oleh para remaja putri. Permen cinta tersebut bahkan dapat digunakan untuk tindak kriminal. Untuk itu sebaiknya masyarakat mengenali permen cinta ini,  kemudian mengingatkan keluarganya agar berhati-hati mengkonsumsi permen, dan menghindari permen berbahaya tersebut.

Variasi Permen Cinta dan Harganya

Permen karet penambah libido tidak ada bedanya dengan permen karet yang biasa beredar di pasaran. Rasa permen cinta beraneka macam mulai dari rasa strawberry, jeruk, anggur dan lain sebagainya.

Di beberapa website ditemui permen karet penambah libido yang antara lain Spanish Fly Permen KaretSexy Gum dan Sexy Lovee Chewing Gum menjadi permen terlaris dikelasnya, dalam kemasannya berisi 5 sachet.

Hasil temuan di beberapa website serupa dengan hasil pemantauan BPOM, permen pembangkit libido yang dimaksud dijual secara online sedikitnya terdapat dalam 3 merek, yakni Sexy Gum, Sex Love dan US Passion Cachou. Ketiga permen tersebut tidak terdaftar apalagi mendapat izin edar. Permen tersebut yang diproduksi di bawah supervisiAmerica Aiwei Biomedicine dibandrol dengan harga kisaran dari Rp 60 ribu sampai Rp 70 ribu, belum termasuk ongkos kirim. Bahkan ada yang menjual satu kemasan permen libido itu dengan kisaran harga dari Rp 75.000 hingga Rp 150 ribu rupiah.

Kandungan Permen Cinta

Kandungan bahan aktif dalam permen tertulis VIGORX. Nama tersebut sejenis obat kuat berbahan herbal yang banyak dijual secara online di internet. Namun setelah diteliti permen cinta tersebut tidak mengandung VIAGRA. Itu artinya produsen permen cinta ini telah berbohong. Karena dalam kemasan permen tersebut menuliskan vigor-x atau bahasa lainnya viagra sebagai kandunganya.

Meski permen ini dikabarkan bisa merangsang libido perempuan seperti yang diklaim penjualnya, namun kandungan zat “perangsang” tersebut belum berhasil diketahui. Para peneliti yang terkait masih terus meneliti kandungan dan juga bahaya dari permen cinta ini.

Penyebaran Permen Cinta

Efek permen cinta sampai saat ini belum teruji kebenarannya, sekedar pengetahuan, permen libido dikabarkan jika dikonsumsi, akan muncullah dampak lain yang dirasakan yaitu nafsu tidak karuan berupa dorongan besar yang senantiasa ingin melakukan hubungan selayaknya suami isteri. Bahkan konon permen cinta ini mempunyai efek yang sangat cepat sekali setelah dikonsumsi, yakni sekitar 10-15 menit.

Dalam kemasan permen cinta tidak disebutkan secara detail bahayanya, namun BPOM dalam situs resminya menyebut permen karet pembangkit libido sangat beresiko bagi kesehatan. Beberapa sumber menyebutkan bahwa permen cinta mengandung zat yang sangat berbahaya. Zat ini dapat memompa jantung melaju lebih cepat dari biasanya dan sebagian sisa zatnya akan menyumba serta memperkeruh ginjal. Reaksi sesaat akan menaikkan libido yang merangsang kuat organ vital untuk melakukan hubungan suami istri.

Berdasarkan penelurusan data on-line, didapatkan pengakuan salah seorang wanita dari Jakarta yang sempat mengkonsumsi permen libido. Efeknya baru terlihat 20 menit setelah mengunyahnya. Dan tidak memunculkan efek-efek seperti yang diberitakan yaitu muncul imajinasi dan gairah dengan perempuan menggunakan bikini, dada perempuan yang menonjol serta lelaki yang nyaris tidak berbusana. Menurut penikmat permen tersebut, dia tidak merasakan efek apa-apa, hanya terasa kantuk.

Terdapat juga pengakuan dari seorang wanita pegawai kantoran berasal dari Surabaya, mencoba permen libido yang disimpannya selama 2 hari mengakui bahwa efek permen itu mulai terasa 15 menit setelah dia mengunyahnya. Dia merasakan ada dorongan yang kuat untuk berhubungan intim. Sesuatu yang jarang dirasakannya selama ini.

Pengamat kesehatan seksual dari Universitas Tarumanegara turut angkat bicara seputar dampak dari permen libido tersebut. Dr. Andri Wananda mengatakan permen karet cinta itu hanya tipuan dan bualan karena secara normal, libido akan meningkat bila ada obyek seksual yang mampu merangangsang hormon pada tubuh.

Senada dengan Dr. Andri Wanada, Zoy Amirin, pakar seksolog, menyatakan bahwa obat-obatan semacam tersebut lebih banyak efek plasebonya, maksudnya sama saja kaya pil biru atau merek dagang sejenisnya. Sebenarnya libido wanita dapat meningkat dengan sendirinya tanpa perlu mengkonsumsi obat kuat. Apalagi jika wanita berusia 30 tahun, hormon sedang mengalami kenaikan. Sementara pada usia 40 tahun ke atas, hormon wanita mengalami penurunan.

Beberapa daerah di Indonesia yang terindikasi permen sudah tersebar yaitu di Palembang, Surabaya, dan lain sebagainya. Sejak pertengahan Januari lalu, BPOM telah  mengamati perkembangan situs atau website penjaja permen perangsang atau peningkat libido. Mereka telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) untuk memblokir 36 website penjaja permen itu.

Waspadai Masuknya Permen Cinta ke Sekolah

Peredaran permen cinta/libido ternyata telah membuat kegelisahan dan keresahan di kalangan para orang tua yang memiliki anak perempuan. Para orang tua cemas sewaktu-waktu permen ini disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menjebak para anak baru gede (ABG).

Meskipun belum terbukti tentang kabar beredarnya permen di lingkungan sekolah, tidak ada salahnya pihak sekolah turut mengawasi peredaran permen cinta serta memberikan penyuluhan kepada murid, dan bila terbukti menemukan, maka sekolah dapat menindak tegas dengan menertibkan permen tersebut.

Kekhawatiran orang tua juga melanda organisasi masyarakat seperti Yayasan Embun Surabaya, yang memberikan perlindungan dan rehabilitasi kepada remaja korban seksual. Menurut mereka, walaupaun belum pernah mendapatkan secara langsung permen cinta, tetapi dari pengalaman anak asuh mereka yang pernah bercerita tentang obat yang ketika dikonsumsi bisa menyebabkan pasangan wanita tidak berdaya ketika bersama dengan pasangan pria. Karenanya kemungkinan beredarnya permen cinta ini perlu diwaspadai bersama.

Permen libido tetaplah permen berbahaya. Mengingat bentuk fisiknya yang tidak berbeda dengan permen karet pada umumnya dan keberadaannya dijual bebas, dikhawatirkan permen ini leluasa masuk ke lingkungan sekolah-sekolah.

Permen Libido yang juga disebut dengan permen cinta ini bila disalahgunakan oleh para remaja, bisa menjadi tipu daya para remaja untuk memaksa pacar mereka berhubungan intim. Walaupun belum ditemukan laporan yang menyangkut kasus permen cinta, tetapi tetap diperlukan kewaspadaan atas peredarannya.

Peringatan BPOM

BPOM tidak pernah merasa memberi izin peredaran permen cinta. Bahkan BPOM menghimbau masyarakat agar lebih bijak dan berhati-hati dalam membeli makanan atau obat-obatan, terutama melalui internet, apalagi tidak tertera izin edar resmi dari BPOM.  Sampai saat ini, BPOM bersama Polri kini tengah melacak peredaran produk tersebut.

Menurut BPOM, perbuatan mengedarkan produk permen libido ini dapat dikenakan aturan yang tertulis dalam pasal  140 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pangan. Para penjual dijerat hukum karena secara sengaja mengedarkan pangan yang tidak memenuhi standar keamanan pangan. Pelaku bisa mendapat ancaman kurungan dua tahun dan denda Rp 4 miliar.

Sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s